RISIKO HAMIL DITAS USIA 30 TAHUN


428977_255935657818545_100002063373790_604453_923694454_nKehamilan ibu di usia yang cukup matang, di atas 30 tahun, merupakan tantangan tersendiri. Buat ibu, inilah masa paling menentukan karena ia tak hanya harus memikirkan stamina yang fit demi kehamilan yang sehat dan lancar. Bagi janin, usia ibu juga menentukan kualitas kesehatannya saat lahir.
Memasuki usia 30, kondisi kesehatan reproduksi Anda jelas tidak seprima usia 20-an, terlebih jika Anda dan suami ingin punya anak lebih dari satu. Namun kematangan psikologis dan ekonomis membuat Anda lebih siap punya anak. Apa saja pertimbangan plus-minusnya jika Anda hamil di atas 30 tahun?

Risikonya:

  1. Fisik turun. Setelah memasuki usia 30, kesehatan reproduksi calon bunda menurun. Kesempatan untuk hamil hanyalah 15%. Penyebabnya karena jarak antarmasa ovulasi menjauh, atau masa ovulasi yang tidak teratur.
  2. Risiko keguguran. Terkait dengan kondisi kesehatan menurun, maka kualitas sel telur pun menurun. Ini meningkatkan risiko keguguran, serta kelainan/cacat bawaan pada janin akibat kelainan kromosom.
  3. Kemungkinan caesar. Lagi-lagi karena alasan kondisi fisik yang tidak lagi prima, pilihan para dokter untuk menjaga keselamatan ibu cenderung pada operasi caesar.
Positifnya:
  1. Ekonomi stabil. Berbanding terbalik dengan kondisi fisik, pada usia 30-an umumnya seorang perempuan telah mencapai kehidupan yang lebih stabil, termasuk kemampuan ekonomi.
  2. Percaya diri. Faktor ekonomi yang mantap, membuat Anda lebih percaya diri saat merencanakan kehamilan, melahirkan, dan membesarkan anak.
  3. Lebih banyak kesempatan belajar, baik dari teman-teman yang lebih dulu hamil dan melahirkan maupun mengakses berbagai sumber informasi tentang kehamilan.
  4. Lebih paham prosedur. Anda tetap bisa menjalani kehamilan dengan prima, asalkan Anda menjalani prosedur yang dianjurkan oleh dokter kandungan Anda, seperti cek kesehatan reproduksi sebelum hamil, hidup sehat, menjalani tes kesehatan dan kehamilan.

Namun jangan takut. Ketika hamil, tubuh akan memroduksi berbagai hormon yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dan kondisi tubuh Anda. Jadi, meskipun disebut ‘terlambat’ dari sisi kesehatan, Anda masih bisa menjalani masa kehamilan dan kelahiran yang menakjubkan.

SUMBER : AYAHBUNDA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s