Yuk Ber-KB setelah Melahirkan


Alhamdulillah, Betapa Bahagianya bisa memiliki Momongan, Buah Cinta kita yang akan menambah kebahagiaan didalam keluarga. Saat ini Kami sudah diberi titipan oleh Allah 2 orang putri yang manis dan saat ini (1 April 2012) sikakak berusia 2,5 thn dan sikecil Alysha sudah berusia 1 bulan. Adalah tugas kami sebagai orang tua untuk memberi yang terbaik kepada mereka, mulai dari kebutuhan gizi,sandang,pangan dan perencanaan untuk kesehatan dan pendidikan. Dan untuk mendukung hal tersebut perlu perencanaan, seperti membatasi jumlah anak atau menjarakkan usia anak yg satu dengan lainnya, dengan cara mengikuti Program Keluarga Berencana.

Nach ini ada beberapa pilihan alat kontrasepsi  yang sesuai untuk Ibu Menyusui… Hmmm, kira2 aq mau pakai yg mana ya ??!o_O

Pilihan kontrasepsi pascapersalinan (atau pascakeguguran) antara lain

1. MOW (Tubektomi); pilihan ini digunakan untuk anda yang tidak ingin mempunyai anak lagi. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan operasi kecil pada daerah rahim dengan tujuan untuk mengikat saluran tuba falopii sehingga sel telur yang diproduksi tidak akan terbuahi. Tubektomi ini dilakukan jika seorang perempuan sudah mempunyai anak lebih dari tiga, tidak ingin punya anak lagi, dan berusia diatas 35 tahun. Sebelum dilakukan metode ini, akan ada lembar persetujuan yang harus ditandangi oleh pasangan suami istri.

2. IUD pascapersalinan; untuk anda para perempuan yang bekerja, saya lebih menyarankan untuk menggunakan IUD pascapersalinan saja. Sebab pada masa ini rahim anda berukuran ‘mengembang’ sehingga pemasangan pun lebih mudah dan segera setelah anda pulih, anda tidak perlu lagi pusing memikirkan alat kontrasepsi yang harus dipakai berulang-ulang seperti halnya suntik atau pil, karena masa pakai IUD ini bisa sampai 8 hingga 10 tahun. Anda bisa membukanya sebelum 8 tahun, jika anda memang merencakan memiliki anak kembali. Kenapa pascapersalinan harus segera dilakukan penggunaan alat kontrasepsi? Karena kesuburan pascapersalinan akan kembali setelah hari ke-21 setelah melahirkan.

3. Implant; bisa menjadi pilihan untuk anda yang baru saja melahirkan. Implant atau susuk kb ini berisi hormon progestin dan tidak berpengaruh pada produksi ASI. Masa pakai implant bisa hingga 3 tahun.

4. Suntik; anda yang baru saja melahirkan bisa memilih alat kontrasepsi suntik ini dengan catatan menggunakan suntik yang 3 bulan saja. kenapa? Karena hormon yang terkandung pada suntik 3 bulanan hanya progestin saja, dan ini tidak akan berpengaruh pada produksi ASI.

5. Pil; jika anda memilih ini, belilah pil yang hanya mengandung hormon progestin. Biasanya disebut minipil karena ukurannya imut-imut, dan biasanya semuanya berwarna putih. Minipil digunakan oleh ibu yang baru saja melahirkan karena tidak mempengaruhi produksi ASI.

6. Kondom; digunakan oleh suami (para pria) yang memiliki kepedulian jika istrinya tidak ingin ‘menderita’ kembali hehehe. Maksudnya, tidak ingin mempunyai anak dalam waktu dekat. Memberikan jarak kelahiran. Kondom bisa dibeli bebas di toko-toko maupun apotik.

IUD copper T (HS.doc)

kapan sebenarnya bisa ber-kb setelah melahirkan?

Waktu untuk ber-KB bisa sesaat setelah melahirkan (contohnya pada pemasangan IUD atau Steril/tubektomi), atau dua hari setelah melahirkan, atau menunggu hingga 40 hari pasca persalinan. Ingat, jangan pernah menunda untuk ber-KB atau menunggu hingga anda mengalami menstruasi kembali. Karena, seperti yang sudah dijelaskan diatas, kesuburan seorang wanita yang sudah melahirkan akan kembali minimal 21 hari setelah melahirkan.

Jadi, untuk anda yang saat ini sedang menanti kelahiran sang buah hati, anda bisa menggunakan metode kontrasepsi di atas jika anda tidak ingin dipusingkan dengan perasaan was-was anda, apakah akan ‘kebobolan’ lagi atau tidak sesaat setelah anda melahirkan buah hati anda.

Untuk anda yang sudah membaca ini, anda juga memiliki kewajiban untuk menularkan ilmu yang baru saja anda dapat kepada mereka yang kurang beruntung tidak bisa membaca catatan ini karena keterbatasan akses internet.

Sumber: Pamflet hasil workshop peningkatan Pelayanan KB RS, narasumber: Prof. DR.dr. Biran Affandi, Sp.OG (K). BKKBN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s