Pengalaman Melahirkan anak Pertama (Normal)


                                          Zaskia beberapa Menit setelah dilahirkan.

Tgl 18 Oktober (Minggu) aq dan Masku jalan2 mo belanja kebutuhan dirumah, tapi baru berjalan sebentar di Ramayana koq tiba2 aja badan ini rasanya gak enak, gak kuat berdiri lama2. Trus aq minta izin sama Mas untuk keluar dan menyuruh Mas aja yang antri untuk bayar, padahal belanjaan masih sedikit masih banyak lagi yang harus dibeli tapi mAS juga sepertinya ikutan panik dan gak enak, jadinya dibayar aja dulu berapa yang udah diambil. sampai diluar aq langsung duduk untuk istirahat. Benar serasa letih banget dan perut terasa agak mules, tapi hanya beberapa menit kemudian hilang dan udah agak baikan lagi. akhirnya kita pulang kerumah,aq langsung istirahat.

Saat siang hari aq dan Mas pergi keresepsi salah satu teman kuliah, eh..tiba2 perut kembali terasa mules dan gak enak banget….trus kita buru2 pulang, padahal tadi sebelum berangkat baik2 aja. trus setelah sampai dirumah ternyata aq mengalami flek, darah yang keluar masih segar tapi hanya sedikit. karena cemas dan perut masih agak mules aq memberitahu Mama dan Mama menemaniku untuk memeriksakannya ke Bidan, dan disana aq diperiksa…ternyata udah Bukaan 1 padahal usia kandunganku saat itu masih 38 Minggu, perkiraan lahir masih 2 minggu lagi dan perut mules yang aq rasakan ternyata adalah kontraksi (HIS) tapi dengan rentang waktu yang masih lama sekitar 1 jam sekali…karena sakitnya hilang timbul akhirnya aq memutuskan untuk pulang saja dahulu. Tapi begitu sampai dirumah darah yang keluar makin banyak, sampai2 aq harus pakai pembalut, tp rasa kontraksi sudah mulai berkurang dan mulai hilang. semalaman darahnya terus keluar tapi aq gak begitu cemas dan diemin aja, gak ngasih tau kesiapa2…ntar pada panik semua lagi, hehe…

Keesokan paginya darah yang keluar sudah berhenti, kontraksinya juga sekitar 1 jam sekali dan tidak begitu sakit, hanya terasa seperti mules saat menjelang haid…tapi aq memutuskan untuk segera ambil cuti dan telepon ke sekolah kalau aq sudah tidak bisa masuk lagi, untujng TU disekolah pada baik semua jadi urusan cuti diurusin semua…. aq tinggal istirahat dirumah. saat jam 10 malam tiba2 aja aq mengeluarkan cairan bening, kata Mama sch itu udah pecah ketuban. akhirnya kita memutuskan untuk segera ke Bidan didekat Rumah, dan setelah di cek ternyata udah baru bukaan 2 (wuichh ….lama juga rentang waktu antara Bukaan 1 dan 2, sekitar 30 jam). Bidan memperkirakan kemungkinan aq akan melahirkan pada jam 6 pagi, kalau belum lengkap juga bukaannya aq harus dipindahkan ke RS dan kemungkinan harus di Cesar krn ditakutkan air ketubannya mengering (huhuhu…padahal aq gak mau di SC dan udah niat pengen lahiran normal), akhirnya aq disiapin kamar dan gak boleh pulang, harus istirahat total ditempat tidur dan gak boleh banyak gerak agar air ketuban tidak banyak yg keluar. Karena ini pengalaman melahirkan untuk pertama kalinya, jadinya Sepanjang Malam Mama gak bisa tidur karena kepikiran proses persalinan, menjelang subuh selesai sholat baru dch aq tertidur sebentar. Rasa kontraksinya sudah semakin dekat sekitar 15-an menit, tapi gak begitu sakit, masih bisa ditahan jadi gak perlu mengeluh atau teriak2 segala, dinikmati aja rasa kontraksi yang datang sambil berzikir, Alhamdulillah sangat membantu mengurangi rasa sakitnya.

Jam 6 pagi aq dibangunkan untuk cek Bukaan lagi, apakah sudah semakin maju…habis aq gak kelihatan kesakitan sch, jd Bidannya agak bingung juga. setelah di periksa ternyata masih Bukaan 3 (wachhhh…lama juga antara bukaan 2 dan 3 sekitar 8 jam), karena air ketubanku masih terasa banyak (karena aq gak bandel dan banyak gerak)  dan tidak kelihatan mengeluh kesakitan, akhirnya gak jadi dech di oper ke RS untuk SC (Alhamdulillah…kemungkinan untuk melahirkan normal masih ada).

Saat itu sudah tanggal 20 oktober 2009, aq hanya bisa berbaring sambil menonton TV (Pas saat pelantikan presiden SBY), aq hanya ditemani Masku… kontraksi yang aq rasakan udah mulai dekat dari 15-an menit menjadi 10 menit, tapi masih bisa ditahan dan gak begitu menyakitkan seperti yang diceritakan orang2…tapi tetap sambil berzikir setiap rasa mulesnya datang. aq masih bisa Makan dan Minum, sambil disuapin oleh Mas yang setia menemani (sampai2 Mas minta Izin gak masuk kantor). karena gerah aq pengen mandi, walau dilarang untuk turun dari kasur karena takut air ketubannya terus merembes, aq mulai gak perduli (mulai bandel, hehe…). perlahan2 aq turun dari kasur dan ke kamar Mandi…air ketuban yang keluar hanya sedikit2 koq… akhirnya aq Mandi, BAK dan BAB (masih bisa). saat jam 12 Asisten Bidan datang untuk memeriksa tensi darah , denyut jantung dedek diperut dan cek bukaan. tensi masih normal 120, detak jantung dedek masih bagus (Alhamdulillah) dan bukaanku masih 4 (waduchhh…koq lama banget ya, dari bukaan 3 ke 4 sekitar 6 jam….padahal udah gak sabaran pengen lihat sikecil).

Trus Mama datang, kata Mama sch kalau mau cepat melahirkan harus banyak begerak…ya udah aq turun aja dari kasur dan mulai muter2 dikamar, tapi air ketubannya mulai merembes lagi akhirnya dilarang sama Bidan, yach baring lagi dch. tapi kontraksi yang kurasakan udah mulai deket sekitar 5 menitan dan mulai agak sakit, aq hanya bisa memegangi tepian kasur setiap kontraksinya datang…. sambil zikir, aq hanya diam dan gak harus teriak2 saat rasa sakitnya datang,  tapi Mama yang melihat tau kalau aq mulai kesakitan, akhirnya Mama mengelus punggungku sambil menguatkan aq dan memberi sedikit nasehat.

Jam 3 siang Bidan datang lagi untuk memeriksa tensi darah, detak jantung sikecil dan Bukaan…katanya sch hanya boleh 2 x lagi untuk meriksa bukaan setelah itu gak boleh. dan setelah dicek sudah Bukaan 6 (dari bukaan 4 ke 6 sekitar 3 jam, sudah mulai dekat), air ketubanku sudah mulai banyak yang keluar…akhirnya aq dipindahkan ke ruang persalinan, menuju ke ruangan bersalin aq berjalan kaki sambil ditemani Mas, sepanjang perjalanan air ketubanku terus merembes, banyak sekali. setelah sampai diruang bersalin aq berbaring. Mas kembali keluar untuk mengepel air ketubanku yang ada dimana2… Rasa sakitnya sudah semakin dekat mungkin sekitar 2 menitan. Jam 4 Bidan datang untuk memeriksa bukaan untuk terakhir kalinya, dan Bidan kaget ternyata air ketubanku sudah tinggal sedikit, sudah bukaan 8… aq masih kesakitan tapi masih bisa ditahan dan rasanya mulai mengantuk, rasanya ingin tidur.  Akhirnya Bidan memutuskan agar aq diberikan infus untuk menambah tenaga dan diberikan suntik Induksi agar proses persalinan bisa segera dilakukan, pemasangan infusnya ini nch yang agak sulit, Bidannya agak kesulitan memasang infusnya, tanganku sudah disuntik disana sini, trus dipindahkan lagi ketangan yang sebelah…baru dch bisa. setelah diInduksi rasa mulesnya sudah semakin dekat dan rasanya sakit sekali, mungkin kontraksinya udah hitungan detik…saat itulah aq baru merasakan sangat kesakitan, dan mengatakan ke Mas kalau aq sangat kesakitan dan gak tahan dengan rasa sakitnya (ternyata ini reaksi dari Induksi, lebih menyakitkan daripada menunggu proses Bukaan secara alami), karena seperinya sudah terasa ada yang ingin keluar…aq mengatakan kepada Bidan kalau sepertinya sudah ada yang ingin keluar. Bidan langsung bersiap2… Mas tetap disampingku memegangi tangan dan sebelah kakiku, aq disuruh mengejan saat rasa sakitnya datang, Alhamdulillah saat mengejan rasa sakitnya hilang…kemudian kontraksinya berhenti aq istirahat sebentar, kemudian kontraksi lagi dan aq kembali mengejan, sampai 4 kali mengejan Si kecil belum juga keluar, tenaga rasanya mulai habis, tiba2 saja untuk terakhir kalinya Bidan menyuruhku mengejan sekuat2nya dan aq mendengar seperti ada yang digunting tapi rasa sakitnya tidak begitu kurasakan, dan saat itulah suara tangisan sikecil keluar, sangat kenceng … aq sampai kaget, rasa sakit yang ada semuanya hilang… Subhanallah, anakku sudah lahir, berjenis kelamin perempuan… aq sampai kaget, gak nyangka akhirnya anakku lahir juga, tepat jam 17.15 WIB hari selasa tgl 20 oktober. Mama yang berada di luar ruangan sampai teriak senang dan menerobos masuk kedalam. setelah tali pusat sikecil dipotong dan dibersihkan sekedarnya, sikecil diletakkan didadaku, dan Bidan minta izin utnuk menjahitku (aq gak nyadar ternyata benar toch bunyi yg kudengar td suara pengguntingan , hbs gak terasa…sakit kontraksi melebihi rasa digunting, hehe…)… sikecil yang ada ada didada mulai mencari puting, hap…dapat…xixixi… trus kemudian sikecil diangkat untuk dibersihkan, dan kemudian diambil oleh Masku. aq setelah dibersihkan dibawa kembali kekamar, gak nyangka proses persalinan lebih cepat dari pada proses Pembukaannya. Rasa letih dan sakit tidak kurasakan lagi, karena semua rasa sudah bercampur menjadi rasa bahagia. Jam 7 Malam, bidan sampai2 tertawa melihatku sibuk SMS’in teman2 buat ngabarin kalau sikecil sudah lahir (hehe….masih sempat2nya). semua keluargaku berkumpul, Mas, Papa, Mama dan adek2ku, semuanya Bahagia.

saat Jam 10 Malam baru dch aq tertidur untuk istirahat.

Inilah pengalamanku melahirkan Putri pertama kami yang diberi Nama ZASKIA SHALLY SALSABILLA, begitu mendebarkan dan begitu Indah. Saat ini aq sedang Hamil anak kedua, semoga pengalaman indah saat melahirkan bisa kurasakan lagi. Ntar setelah melahirkan anak kedua kami, aq tulis lagi dch ceritanya… ^__^

9 thoughts on “Pengalaman Melahirkan anak Pertama (Normal)

  1. mba sangat menegangkan ya ceritanya hehe.. pas bagian di gunting itu,,
    aku di perkirakan akan melahirkan 28 des ini dan ngga sabar banget+++agak takut,,,

      • hi bunda aku udah lahiran cesar dedenya ngga mau turun padahal udah pembukaan 2 tapi Alhamdulillah juga sehat dan semua berjalan lancar anaku lahir 4.januari.jam 11:13 malam dedenya laki2 beratnya 3,4 panjangnya 49.
        tapi sekarang udah endut bun dan rame di home.. dedenya aku kasi nama Ibnu Azzam Abrori,tadinya suruh Ibnu Abas tapi ayahnya maksa pengen nama Azzam.oya bunda salam buat dede Shallynya ya.

      • Alhamdulillah … Berarti dek azzam lahir tidak sesuai HPLnya ya bund? semoga Azzam sehat dan jadi anak yg soleh ya … saya juga lagi menunggu saat persalinan anak kedua nch, perkiraan Dokter tggl 3 maret’12 nanti … ^__^

  2. menarik sekali pengalamannya…saya lg hamil 5bln,prtama kali…ngebayangi prosesnya serasa ikut merasakan,jd terharu…huhuhhu…
    mudah2an putrinya jadi anak yg sholeha and kehamilan+persalinan berikutnya lancarr🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s